← Kembali ke blog

Berbeda dari yang Biasanya, Berikut adalah Contoh Onboarding Perusahaan Ternama!

Contoh Onboarding

Sebagai tahapan yang penting dalam perkembangan seorang karyawan baru, penerapan onboarding yang baik dan benar harus menjadi perhatian khusus bagi perusahaan. Terlebih lagi, aspek-aspek seperti efisiensi, digitalisasi, dan sesuai dengan perkembangan masa kini juga perlu diterapkan dalam onboarding perusahaan. Seperti yang sudah dijelaskan di artikel sebelumnya, onboarding secara konvensional dan tidak efisien akan mempengaruhi proses belajar seorang karyawan baru. Namun, bagaimana cara agar onboarding yang perusahaan Anda terapkan bisa berbeda dengan onboarding konvensional pada umumnya?

 Untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan tersebut, Anda dapat mengambil inspirasi dari penerapan onboarding yang sukses dan unik dari perusahaan-perusahaan ternama berikut ini. Dirangkum dari Zavvy, berikut adalah beberapa contoh onboarding perusahaan ternama yang berbeda dari biasanya.

Menyelesaikan Tugas Secara Bertahap ala Zapier

Perusahaan pertama yang akan dibahas adalah Zapier, start-up asal Amerika Serikat yang bergerak di bidang SaaS (Software as a Service). Sebagai usaha yang memiliki produk berupa otomasi alur kerja, Zapier mengimplementasikan onboarding yang serupa dengan produk yang mereka tawarkan. Pada minggu pertama onboarding di Zapier, karyawan baru menghabiskan waktu untuk mengenal perusahaan dan karyawan-karyawan lainnya. Karyawan baru juga diperkenalkan terhadap perangkat-perangkat yang dapat menunjang peran mereka dan memenuhi harapan dari perusahaan. Ketika masuk ke minggu kedua, karyawan baru mulai mengerjakan tugas-tugas kecil. Hal ini berlangsung hingga masuk ke minggu ketiga, yang mana karyawan baru akan mengerjakan proyek-proyek dengan departemen lainnya.

Setelah melihat implementasi yang dilakukan oleh Zapier, maka perusahaan Anda juga dapat mencoba melakukan hal yang serupa dengan rentan waktu yang cukup. Dalam kasus Zapier, satu minggu pertama digunakan untuk mengenal perusahaan secara mendasar, sementara minggu-minggu berikutnya digunakan untuk mengerjakan tugas secara individu dan secara berkelompok dengan melibatkan departemen lain. Apabila hal tersebut memungkinkan, maka onboarding yang Anda terapkan juga tidak perlu memakan waktu yang lama, terlebih apabila selama tahap pengerjaan tugas dilakukan dengan melibatkan berbagai perangkat digital penunjang.

Video Kultur Kerja Zappos dan “Tawaran” di Akhir Masa Training

Zappos adalah perusahaan ritel yang menjual pakaian dan sepatu secara online. Perusahaan yang berdiri sejak tahun 1999 ini menawarkan pengalaman onboarding yang berkesan bagi karyawan barunya. Zappos memiliki video onboarding berdurasi 6 menit yang menjelaskan peran setiap karyawan, kultur kerja perusahaan, dan pengalaman bekerja di Zappos. Menariknya, meskipun ini adalah video onboarding, namun video ini dapat ditonton secara publik. Dengan demikian, maka karyawan baru tidak hanya dapat mengaksesnya secara terus-menerus, tetapi orang-orang yang tertarik untuk bergabung dengan Zappos juga dapat mempelajari tentang Zappos melalui video singkat tersebut.

Hal yang menarik lainnya yang perlu diperhatikan adalah tawaran yang dimiliki oleh perusahaan untuk karyawan baru. Apabila seorang karyawan baru telah menyelesaikan masa Training pertama, Zappos akan menawarkan uang sebesar 4 ribu dolar Amerika Serikat atau setara 60 juta Rupiah apabila karyawan tersebut memiliki niat untuk meninggalkan perusahaan.

Dari implementasi yang dilakukan oleh Zappos, maka dapat dilihat bahwa video onboarding merupakan salah satu contoh penerapan digitalisasi yang mempermudah karyawan dalam melalui proses onboarding. Apabila perusahaan Anda membuat video onboarding yang mencakup hal-hal mendasar dan penting, maka Anda tidak perlu membuat sesi pengenalan setiap ada karyawan baru yang bergabung, sehingga proses onboarding akan menjadi lebih efisien secara jangka panjang. Video ini dapat diunggah secara internal perusahaan dan diberikan setiap proses onboarding berlangsung.

Vodafone, Si Telco Raksasa dan Digitalisasi Onboarding Mereka

Nama Vodafone mungkin sudah tidak asing lagi di telinga Anda. Perusahaan telekomunikasi asal Inggris yang didirikan pada tahun 1984 memiliki keunikan mereka sendiri dalam menerapkan onboarding untuk karyawan baru. Apabila perusahaan pada umumnya memiliki proses onboarding yang rumit, Vodafone menciptakan aplikasi onboarding sendiri untuk menghindari kerumitan yang mungkin saja terjadi di kemudian hari.

Seorang karyawan baru akan diberikan akses untuk aplikasi tersebut ketika bergabung dengan Vodafone, lalu mereka dapat dengan mudah mengikuti proses onboarding yang sudah disusun secara terstruktur oleh perusahaan. Dengan cara ini, maka efisiensi dapat terjalin bagi kedua pihak. Bagi karyawan baru, mereka dapat mempelajari informasi penting terkait perusahaan. Bagi perusahaan, aplikasi yang mereka sediakan dapat memfasilitasi kebutuhan onboarding seorang karyawan baru.

Cara Vodafone dalam melaksanakan onboarding secara esensi dapat dengan mudah diimplementasikan apabila perusahaan menggunakan perangkat-perangkat digital yang memberikan kemudahan yang sama untuk karyawan baru. SUNEDU.ID menyediakan bantuan untuk penerapan onboarding berbasis metode microlearning dan mobile learning. Metode ini  dapat diintegrasikan dengan aplikasi pembelajaran milik perusahaan Anda. Dengan metode ini, maka onboarding yang diterapkan akan menggunakan konten digital yang interaktif dan bite-sized, sehingga karyawan baru dapat mengikuti proses onboarding dengan mudah dan efisien.

Tertarik untuk menerapkan onboarding terkini yang dilengkapi berbagai teknologi penunjang untuk perusahaan Anda? Langsung saja klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana SUNEDU.ID dapat membantu perusahaan Anda dan melakukan booking untuk program onboarding.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments