← Kembali ke blog

3 Hal Persiapan Transisi Menuju Endemi

 

Transisi Endemi

Protokol untuk mengubah pandemi Covid-19 menjadi endemi sudah dipersiapkan oleh pihak Mentri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadin Sakidin. Perubahan status ini dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan banyak hal termasuk aspek saintifik, kesehatan, hingga sosial dan budaya. Besarnya pengaruh perubahan status dari pandemi ke endemi juga akan berdampak signifikan pada arah dan aktivitas dunia kerja. 

Maka, apa saja yang harus dipersiapkan dalam menyikapi hal ini? Simak 3 hal penting dalam persiapan transisi menuju endemi di lingkungan kerja!

  1. Adopsi teknologi
    Penggunaan teknologi baru mendukung analisis data dalam praktisi HRM untuk mengoptimalkan dan meningkatkan fungsi serta praktik HR di perusahaan atau organisasi, seperti perencanaan tenaga kerja, rekrutmen, dan manajemen karyawan. Pemanfaatan teknologi dapat membantu pengelolaan keberlangsungan perusahaan dan memperpendek jarak antar karyawan dengan perusahaan itu sendiri sekaligus memastikan keselamatan dari masing-masing pihak. Selain itu, adopsi teknologi juga diharapkan dapat mendorong perusahaan untuk merancang kembali strategi mereka untuk dapat beranjak dari model tradisional ke modern. HR dirangsang untuk berpikir dan bertindak secara kreatif dalam mengelola sumber daya manusia dengan memosisikan teknologi informasi baru sebagai mitra penting untuk bertahan dan memastikan keberlanjutan bisnis perusahaan.
  2. Program kesejahteraan karyawan
    Perubahan lingkungan kerja mengakibatkan adanya perubahan cara dan aktivitas dalam dunia kerja. Perubahan tersebut mempengaruhi kondisi psikis karyawan baik secara langsung maupun tidak langsung. Menjaga kesehatan mental dan kesejahteraan karyawan sama pentingnya dengan menjaga keselamatan fisik di lingkungan kerja. Kesehatan mental dipercayai memiliki pengaruh terhadap kesehatan fisik termasuk pada karyawan misalnya potensi penyakit hipertensi ataupun stres karena kelelahan. Melalui program kesejahteraan karyawan, perusahaan dapat mencegah timbulnya masalah kesehatan karyawannya sebagai solusi dalam perlindungan karyawan dan dukungan sosial. Hal ini akan berdampak pada waktu yang panjang dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang sehat. Karyawan yang sehat secara fisik maupun mental akan mampu lebih produktif dalam berkontribusi dan menciptakan kinerja yang kompeten, baik di lingkungan profesionalnya maupun di lingkungan pribadinya.
  3. Upskilling dan reskilling
    Perkembangan teknologi dan dinamika tren membuka peluang bagi perusahaan dalam berekspansi dan berkompetisi. Hal ini perlu diiringi dengan upaya dalam meningkatkan kapabilitas karyawan maupun perusahaan itu sendiri. Perusahaan perlu memberikan dukungan kepada karyawan dalam memperoleh keterampilan, kemampuan dan pengembangan jalur karir yang dibutuhkan selama pandemi ini maupun seterusnya. Selain itu, perusahaan juga hendaknya perlu mengidentifikasi kebutuhan pelatihan khusus, terlebih dikarenakan tidak semua karyawan memiliki kompetensi teknologi yang sesuai dengan perkembangan zaman. Perusahaan perlu meningkatkan pelatihan baik pada kemampuan yang telah ada maupun keterampilan baru untuk karyawan dalam menciptakan fleksibilitas, kelincahan, motivasi dan retensi karyawan.

 

Transisi pandemi menuju endemi memerlukan strategi yang baik dalam menciptakan langkah taktis untuk perusahaan. Sunedu.id memberikan layanan konsultasi untuk pengembangan bisnis Anda melalui Pelatihan, microlearning, dan LMS dalam mengoptimalisasi skill karyawan perusahaan. Kunjungi website Sunedu.id untuk mempelajari lebih lanjut dan ciptakan kemudahan pengembangan bisnis yang lebih efektif dan efisien.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments