← Kembali ke blog

Keuntungan Menerapkan Gamification Pada Program Pelatihan

Menerapkan gamification

Belakangan ini gamification menjadi tren dalam dunia marketing. Banyak perusahaan telah mengimplementasikan gamification,  seperti yang diimplementasikan oleh Gojek dan Tokopedia. Hal ini dilakukan guna mendatangkan pelanggan baru atau beberapa perusahaan juga menerapkannya untuk meningkatkan produktivitas karyawan.

Di akhir tahun 2014 tercatat lebih dari 70% perusahaan besar di dunia telah meluncurkan paling tidak satu aplikasi dengan gamification. Angka ini terus meningkat setiap tahunnya karena strategi gamification terbukti mampu meningkatkan engagement pada pelanggan marketplace dan karyawan pada program pelatihan yang mereka ikuti.

Lalu apa sebenarnya gamification itu? Kenapa perusahaan perlu menerapkannya?

Di bawah ini akan dijelaskan lebih detail mengenai gamification, secara khusus untuk program pelatihan.

Apa itu Gamification?

Sederhananya, gamification adalah proses mengintegrasikan mekanika game pada program-program yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi, engagement, dan loyalitas. Pada sebuah program pelatihan, gamification merupakan pendekatan pembelajaran menggunakan elemen-elemen yang ada pada game. Tujuannya untuk memotivasi peserta pelatihan dalam proses pembelajaran dan memaksimalkan engagement dan perasaan enjoy saat melaksanakan program pelatihan.

Pada penerapannya, gamification menambahkan elemen-elemen berupa hadiah, tantangan, dan hal menarik lainnya yang berkaitan dengan game pada situs atau aplikasi. Hal ini akan memicu ketertarikan peserta untuk berpartisipasi dan berlomba dalam pembelajaran yang dibungkus menjadi permainan.

Elemen-elemen Utama pada Gamification

Terdapat tiga elemen penting yang harus ada dalam penerapan gamification, yaitu poin, badges atau lencana, dan peringkat. Berikut ini penjelasannya :

  1. Poin
    Poin merupakan cara sederhana yang dapat menarik engagement peserta pelatihan. Setiap peserta akan memperoleh poin saat selesai mengerjakan tugas tertentu. Contohnya, peserta pelatihan akan mendapatkan poin tambahan setiap menjawab dengan benar sebuah pertanyaan dari kuis yang diberikan. Poin yang terkumpul nantinya menjadi skor untuk setiap masing-masing peserta.
  1. Bagdes atau Lencana
    Lencana adalah bentuk apresiasi kepada peserta pelatihan yang mampu menyelesaikan kuis atau modul tertentu. Contohnya, saat peserta pelatihan mampu menyelesaikan satu rangkaian modul dan mampu menyelesaikan setiap tantangan yang diberikan, maka peserta akan mendapatkan lencana dan naik level.
  1. Peringkat
    Peringkat atau leaderboard adalah metode untuk memperlihatkan hasil posisi peserta dengan peserta lainnya berdasarkan skor yang sudah diperoleh. Dengan adanya peringkat, para peserta akan merasa lebih tertantang karena situasi kompetitif yang terbangun.

Manfaat Menerapkan Gamification

Program pelatihan online sering kali terasa membosankan, namun dengan adanya gamification peserta akan lebih termotivasi oleh kompetisi yang tercipta. Daya saing antar peserta inilah yang membangkitkan gairah untuk peserta mau belajar dan mendapatkan poin tertinggi, atau setidaknya jika mendapatkan skor yang jelek peserta akan merasa malu.

Gamification juga dapat memudahkan perusahaan untuk mencari talenta terbaik. Seperti yang dilakukan perusahaan farmasi asal Jepang, Daiichi Sankyo. Perusahaan tersebut mendesain permainan bagaimana cara menangani pasien diabetes. Keuletan dan kesabaran peserta akan diuji dalam pelatihan, kemudian hasil dari tes tersebut bisa langsung dilihat dan perusahaan bisa melakukan evaluasi.

Gamification juga dapat menjadi sarana yang tepat untuk memberikan feedback kepada karyawan. Dengan leaderboard, karyawan dapat melihat performa mereka sendiri berdasarkan benchmark yang telah ditentukan dan membandingkannya dengan karyawan lain. Pemberian feedback adalah salah satu elemen utama gamification supaya karyawan bisa mengetahui apa saja yang perlu mereka benahi.

Langkah-langkah Menerapkan Gamification

Untuk menerapkan gamification, diperlukan beberapa prosedur yang harus terpenuhi. Berikut beberapa prosedur tersebut.

  • Lakukan analisis kualifikasi dari sebuah pekerjaan pada saat melakukan rekrutmen maupun seleksi calon karyawan baru.
  • Menentukan hal apa saja yang ingin dicari dan dicapai dalam gamification. Dalam pencarian ini Smart Learner juga perlu menentukan dimensi apa saja yang ingin dijadikan sebagai tolok ukur keberhasilan.
  • Menentukan permainan apa saja yang cocok untuk diterapkan. Usahakan dalam memilih permainan tersebut, sebaiknya yang mengasah kemampuan berpikir dan mengasah kreativitas seseorang untuk memecahkan sebuah masalah yang dihadapi.
  • Membuat kriteria-kriteria penilaian. Dari kriteria penilaian ini Smart Learner bisa menentukan apa saja yang sudah dicapai dan hal apa saja yang perlu untuk dievaluasi di kemudian hari.

Dengan adanya gamification peserta pelatihan maupun karyawan dapat dibantu untuk terus berkembang. Tugas-tugas yang sebelumnya sulit dan membosankan, akan dikemas dan ditransformasi menjadi tugas yang menarik serta menantang. Bagi Smart Learner yang ingin menerapkan gamification bisa kunjungi di sini.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments