← Kembali ke blog

Apakah Peta Kompetensi Sama dengan Learning Journey?

perbedaan peta kompetensi dan learning journey

Peta kompetensi adalah suatu peta yang dapat mengukur tingkat keterampilan yang dimiliki seseorang untuk dapat mengerjakan tugas dengan cepat dan efektif. Kegunaan dan tujuan pembuatan learning journey dengan peta kompetensi sangatlah mirip dan lebih umum digunakan perusahaan untuk memonitor kinerja para karyawan didalam sebuah perusahaan. Tetapi peta kompetensi memiliki kelebihan dibandingkan learning journey. Learning journey lebih berfokus kepada kinerja individu, sedangkan peta kompetensi dapat digunakan untuk mengukur kekuatan dan kelemahan perusahaan secara keseluruhan melalui kinerja setiap karyawan. Jadi, peta kompetensi sangatlah penting bagi perusahaan kecil maupun besar.

Dengan menggunakan peta kompetensi, sebuah perusahaan tidak hanya dapat memonitor karyawannya, tetapi juga kualitas produk dan layanan yang diberikan. Memiliki karyawan dengan kinerja yang bagus dapat mendukung pemasaran dan kualitas semua produk dan layanan, karena karyawanlah yang terlibat langsung dengan semua kegiatan bisnis. Sehingga dampaknya pun juga akan terlihat langsung jika karyawan tidak memiliki kinerja yang baik dalam menjalankan pekerjaannya.

Manfaat Peta Kompetensi

Beberapa manfaat untuk seorang karyawan yaitu:

  1. Meningkatkan kesadaran karyawan akan keterampilan yang dimiliki untuk mengerjakan tugasnya dengan efektif dan cepat.
  2. Memonitor kinerja seperti melihat seberapa cepat atau lambatnya seorang karyawan dalam menyelesaikan tugasnya.
  3. Membantu karyawan memahami peran dalam mengerjakan tugasnya.
  4. Membantu karyawan memenuhi ekspektasi dalam peran yang diambil dalam pekerjaannya.
  5. Memberikan masukan terhadap perkembangan keterampilan yang dimiliki karyawan.
  6. Mempermudah karyawan berkomunikasi dengan manajer dalam menghadapi kendala kinerja.
  7. Menentukan pelatihan atau training program untuk karyawan sesuai keterampilan dan peran dalam pekerjaannya. 
  8. Mengevaluasi kelemahan dan kekuatan keterampilan yang dimiliki karyawan.
  9. Memiliki laporan yang dapat digunakan untuk analisis kinerja karyawan.

Setelah memahami beberapa manfaat peta kompetensi untuk karyawan, manfaatnya untuk sebuah perusahaan secara garis besar:

  1. Meningkatkan produktivitas perusahaan
  2. Meningkatkan standar produksi
  3. Mencapai atau melampaui target yang telah dibuat

Cara Membuat Peta Kompetensi

Manfaat peta kompetensi sangatlah mendukung kemajuan perusahaan jika dilakukan dengan benar. Jadi bagaimanakah caranya seorang karyawan dapat membuatnya dengan benar? Ada beberapa cara yang harus diperhatikan dalam membuat peta kompetensi, khususnya bagi yang baru pertama kali membuat peta kompetensi:

  1. Mengenali Keterampilan dari Peran Pekerjaan
    Setiap peran pada sebuah perusahaan pastinya memiliki beberapa kualifikasi dan pengalaman dalam menggunakan keterampilan tertentu untuk menjalankan peran tersebut. Karena itu, seorang karyawan biasanya diharuskan memiliki keterampilan dan pengalaman tertentu agar dapat memenuhi peran yang ada. Tetapi banyak juga perusahaan yang mencari karyawan tanpa keterampilan dan pengalaman untuk peran yang tersedia, karena karyawan tersebut akan menjalani training program terlebih dahulu sebelum menjalankan perannya.
  1. Mengelompokkan Keterampilan di Seluruh Perusahaan
    Biasanya seorang karyawan akan diuji apakah karyawan tersebut dapat menjalani tugasnya dengan efektif dan cepat. Karyawan yang dapat menjalankan tugasnya dengan baik dapat dimasukan dalam divisi yang membutuhkan keterampilan tersebut. Namun, jika karyawan tidak dapat menjalankan tugasnya dengan baik, maka mereka belum dapat masuk dalam divisi dan akan mengikuti sesi training.
  1. Frame Kategori
    Frame Kategori adalah bagaimana perusahaan menetapkan karyawannya sesuai dengan keterampilan dan peran yang dimiliki karyawan. Setiap perusahaan memiliki industri – industri yang berbeda – beda, jadi sangat penting bagi karyawan untuk memahami industri yang dijalankan perusahaan agar dapat memahami produk, layanan, dan pelanggan yang akan dihadapi nantinya.
  1. Pahami Level Keterampilan dengan Menggunakan Kamus Keterampilan
    Kamus keterampilan biasanya memiliki 4 level berbeda yang gunanya untuk mengukur keterampilan seorang karyawan. Level 1 adalah terendah, level 2 adalah perlu perbaikan, level 3 adalah sedang, dan level 4 adalah bagus. Level – level ini dapat membantu karyawan mengidentifikasi keterampilan yang perlu dikembagan lebih lanjut agar kinerjanya maksimal.
  1. Pahami Gap Keterampilan Karyawan
    Gap yang dimaksud adalah jarak antara keterampilan yang sebenarnya dimiliki karyawan dengan persyaratan keterampilan yang diinginkan perusahaan. Jika seorang karyawan tidak dapat memenuhi persyaratan keterampilan yang dibutuhkan, pada umumnya perusahaan akan menyediakan training untuk meningkatkan keterampilan karyawannya.
  1. Proses Implementasi Karyawan
    Setelah memahami semua tahapan diatas, hal terakhir yang dapat dilakukan adalah menjalankan peta kompetensi. Perlu diketahui, proses ini dapat terjadi berulang – ulang karena setiap karyawan memiliki sifat dan kinerja yang berbeda – beda. Namun, tujuannya tetap sama yaitu untuk membantu karyawan meningkatkan keterampilan.

Jadi inilah perbedaan learning journey dan peta kompetensi. Karena memiliki fokus yang berbeda, namun sama-sama meningkatkan keterampilan karyawan, ada baiknya jika learning journey diterapkan bersamaan dengan peta kompetensi. Bersama SUNEDU.ID, Anda dapat berkonsultasi mengenai pengaplikasian peta kompetensi dan learning journey untuk karyawan Anda.

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments