Penggunaan media sosial sebagai media penyalur konten sudah menjadi hal yang sering dilakukan bahkan sebelum pandemi COVID-19 terjadi. Banyaknya jumlah pengguna media sosial mempermudah penyaluran konten secara langsung dari sumber ke target audience. Hal ini juga semakin dimanfaatkan oleh berbagai jenis bisnis seperti hiburan, edukasi, retail, dsb. Dengan memanfaatkan fitur yang ditawarkan oleh masing-masing medsos, perusahaan dapat merancang strategi marketing yang efektif dan menarik bagi calon konsumen. Karena pengaruhnya yang sangat kuat dalam sisi marketing, bisnis yang berbasis online (baik itu melalui website atau medsos) dianggap memiliki prospek yang bagus setelah pandemi COVID-19.
Salah satu fitur yang ditawarkan oleh media sosial adalah siaran langsung atau live streaming. Lalu mengapa fitur ini perlu digunakan?
- Mendapatkan Feedback secara Langsung
Live streaming dapat memberikan peluang bagi followers atau konsumen anda untuk memberikan pendapat secara langsung mengenai konten atau produk bisnis anda. Dengan begitu anda bisa menyesuaikan dan meningkatkan kualitas konten berdasarkan feedback dari konsumen. - Menarik Perhatian Publik
Terdapat esensi yang mendesak pada konten siaran langsung. Terutama melalui notifikasi yang muncul bagi followers anda ketika live stream sudah berjalan. Hal ini membuat rasa penasaran dan menarik followers untuk melihat konten apa yang sedang ditayangkan. - Membangun Koneksi yang Lebih Dalam
Melalui live stream dimana followers bisa mengirim komen secara langsung, tanpa adanya proses pengeditan atau terkadang tanpa ada director yang memastikan kelancaran live stream dapat membuat konten anda terlihat kurang sempurna dan apa adanya. Tetapi, hal itu adalah sesuatu yang disukai oleh para penonton. Mengenal anda atau bisnis anda secara personal tanpa adanya bantuan profesional dapat membuat para penonton merasa lebih dekat dan percaya dengan anda. - Menguasai Algoritma Media Sosial
Pada umumnya media sosial lebih memprioritaskan konten live streaming. Setiap media sosial memiliki algoritma masing-masing yang mengatur konten yang muncul pada akun seseorang. Contohnya live stream pada Facebook mendapatkan interaksi 6 kali lebih banyak daripada jenis konten lainnya. Karena itu mungkin anda perlu mencoba live stream untuk meningkatkan interaksi pada konten anda.
Sekarang setelah mengetahui peran live streaming dalam sisi marketing, langkah selanjutnya adalah mengoptimalkan kualitas live stream. Bagaimana caranya untuk meningkatkan jumlah penonton? Apa yang harus dilakukan untuk membuat followers bersemangat menantikan live stream kita? Nantikan artikel selanjutnya.
(Sumber: Hootsuite)



Microlearning sangat fleksibel untuk diaplikasikan. Mulai dari materi yang mudah seperti orientasi karyawan baru hingga materi yang lebih kompleks. Selain itu karyawan dapat menentukan sendiri waktu yang tepat untuk membuka materi. Karena durasinya yang singkat, karyawan dapat dengan mudah membaca materi training di sela-sela kesibukannya.sangat luar biasa pembelajaran microlearning sanganbermanfaat bagi dunia pendidikan*